ADS

Media Sosial Instagram Sebagai Penggagas Pariwisata Di Yogyakarta



           Perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi yang terus meningkat menciptakan jumlah pengguna Internet semakin tinggi diseluruh dunia setiap tahunnya, tak terkecuali di Negara Indonesia. Selain Facebook, Twitter, Youtube, Path, Line, dan Whatsapp, Instagram menjadi media umum favorite masyarakat Indonesia. Instagram merupakan media umum yang kini pertumbuhannya terjadi sangat cepat.
Platform Instagram sangat terkenal di kalangan belum dewasa muda. Instagram sendiri gres saja meraih pengguna aktif sebanyak satu miliar. Hanya dalam waktu beberapa bulan, media umum menyebarkan foto dan video milik Facebook ini bisa meraup pertumbuhan 200 juta pengguna baru.
Melalui instagram kita bisa menyebarkan foto dan video. Tak hanya itu, dari instagram kita juga bisa berinteraksi dengan pengguna lain melalui like, komentar, maupun direct message.  Dari situlah kita bisa menemukan seseorang yang sehobi dengan kita atau hanya sekedar pengagum karyanya semata. 
Banyak pula para Instagramer yang mendapat pekerjaan dari konten Instagram yang mereka buat. Biasanya dimulai dari hal-hal kecil mirip sharing perihal kegemaran traveling mereka. Dari situlah banyak merk lokal dan juga jasa tour & travel yang merekrut mereka untuk menjadi brand ambassador.
Semakin banyak orang yang menyadari bahwa Instagram merupakan alat promosi yang sangat manjur. Kecenderungan para pengguna internet ialah lebih tertarik pada bahasa visual. Dibandingkan dengan media umum lainnya, Instagram lebih memaksimalkan fiturnya untuk komunikasi melalui gambar atau foto. Ketika bahasa visual mendominasi dunia internet, dari situlah para pelaku bisnis bisa memanfaatkan peluang yang sempurna di depan mata.
Gaya-gaya promosi dengan Instagram pun sangat unik dan variatif. Kadang, kita bisa menikmati rangkaian foto yang dibentuk secara estetis dan sangat menarik perhatian. Penerapan promosi pun bisa diterapkan, contohnya dengan menyelenggarakan sebuah kompetisi khusus bagi para penggemar fotografi. Hanya berbekal gadget dan aplikasi Instagram, maka banyak sekali karya foto pun bisa dihasilkan dan seolah-olah mirip karya para fotografer profesional.
Terkadang para instagramer tidak sengaja memperkenalkan tempat-tempat gres melalui konten postingannya. Mereka hanya sekedar sharing pengalaman traveling mereka tau atau sekedar menyalurkan hobi fotografinya dan mencantumkan lokasi tempat tersebut. Hal tersebutlah yang menciptakan suatu tempat wisata bisa terkenal pada khayalak ramai.
Beberapa teladan tempat wisata yang terkenal akhir kekuatan media sosial, yaitu :

1.      Gumuk Pasir Parangkusumo
pict by @ayuklst

Gumuk Pasir Parangkusumo ialah suatu gundukan pasir yang terletak di akrab pantai yang terbentuk secara alami dengan jangka waktu yang lama. Gumuk Pasir Parangkusumo ini hanya terdapat 2 di Dunia yaitu di Mexico dan satu lagi ada di daerah Pantai Parangkusumo Bantul Yogyakarta. Gumuk Pasir Parangkusumo ini merupakan fenomena alam yang sangat langka dan menakjubkan yang dikala ini menjadi destinasi wisata favorit di Jogja. Bagaimana tidak, jikalau kita berkunjung ke Gumuk Pasir Parangkusumo ini kita akan mencicipi mirip di padang pasir atau mirip sedang berada di gurun pasir yang sangat luas yang umumnya berada di pecahan bumi timur tengah.
Gumuk Pasir Parangkusumo yang dulunya hanya dipandang sebagai tumpukan atau gundukan pasir yang tidak berkhasiat kini telah bermetamorfosis menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jogja. Di Gumuk Pasir Parangkusumo ini kita sanggup melaksanakan banyak sekali kegiatan sesuai keinginan. Salah satu kegiatan kekinian yang mulai banyak diburu wisatawa ialah bermain sand boarding atau meluncur di gundukan pasir memakai papan. Permainan atau olahraga ini mirip mirip snow boarding namun dengan media pasir. Selain itu jikalau kita hobi fotografi Gumuk Pasir Parangkusumo ialah tempat yang sangat sempurna untuk berburu gambar menarik terutama dikala sore hari tiba untuk berburu sunset. Tidak jarang dijumpai juga pasangan yang melaksanakan foto pre-wedding di Gumuk Pasir Parangkusumo ini alasannya ialah mempunyai keunikannya tersendiri.
Lokasi Gumuk Pasir Parangkusumo ini sangat gampang dijangkau alasannya ialah berada di daerah wisata terkenal Pantai Parangtritis. Memang lokasi Gumuk Pasir Parangkusumo ini tidak mengecewakan jauh dari sentra Kota Yogyakarta namun untuk jalan atau aksesibilitas dari dan menuju Gumuk Pasir Parangkusumo sudah sangat layak dan elok serta gampang untuk dicapai.
Harga tiket masuk Gumuk Pasir Parangkusumo ialah Rp 5.000 saja, sangat terjangkau bukan?. Sedangkan biaya parkir untuk sepeda motor Rp 2.000 dan untuk kendaraan beroda empat Rp 5.000. Namun, ada beberapa tempat di gumuk pasir yang tidak memungut biaya masuk sepeserpun, kita hanya disuruh untuk membayar parkir saja.

2.      Bukit Panguk Kediwung
pict by @sheto_chenko

Jika kalian ingin menikmati sunrise dengan udara segar di Yogyakarta, salah satu daerah yang banyak memperlihatkan tempat wisata tersebut ialah Kecamatan Dlingo yang berada di Kabupaten Bantul. Ada beberapa destinasi menarik di Kecamatan Dlingo ini, salah satunya ialah adalah Bukit Panguk Kediwung. Mungkin bagi kita yang belum mengetahuinya, Bukit Panguk Kediwung ini lokasinya tidak jauh dari Kebun Buah Mangunan yang telah lebih dahulu di buka untuk masyarakat. Bukit Panguk Kediwung dibuka untuk umum sekitar pertengahan 2016 oleh masyarakat setempat. Oleh alasannya ialah itu, Bukit Panguk Kediwung belum sepopuler destinasi di sekitarnya contohnya Kebun Buah Mangunan atau Hutan Pinus Mangunan, walau secara lokasi sangat berdekatan.
Bukti Panguk Kediwung memperlihatkan keindahan sunrise di atas awan. Sunrise ini sangat terlihat terang alasannya ialah lokasi Bukit Panguk Kediwung yang menghadap ke ufuk timur. Waktu terbaik untuk menikmati keindahan sunrise di Bukit Panguk Kediwung ialah pada pukul 05.00 pagi, sedangkan ekspresi dominan terbaik untuk mengunjunginya ialah pada ekspresi dominan kemarau atau jikalau pada ekspresi dominan hujan ialah sehari setalah hujan reda. Panorama terbaik di Bukit Panguk Kediwung ialah matahari terbit dan gumpalan kabut yang mirip awan. Gumpalan kabut ini mirip gumpalan awan yang menciptakan wisatawan menganggap dikala sunrise di Bukit Panguk Kediwung serasa berada di negeri di atas awan.
Selain menikmati pemandangan sunrise dan kabut yang mirip negeri di atas awan, kita juga sanggup berfoto di beberapa spot yang ada di Bukit Panguk Kediwung. Ada lebih dari lima spot foto yang sanggup digunakan. Beberapa spot di Bukit Panguk Kediwung merupakan berbayar yang akan diminta oleh pengelola sesaat sehabis kita berfoto. Spot foto yang ada di Bukit Panguk Kediwung seluruhnya menghadap ke tebing yang berhadapan eksklusif dengan hutan lebat serta di bawahnya terdapat Sungai Oya yang membentang panjang. Spot-spot foto yang ada di Bukit Panguk Kediwung berbeda dengan destinasi di sekitarnya. Spot-spot foto yang ada di Bukit Panguk Kediwung tersebut bisa dibilang anti mainstream. Jadi, bila kita belum berkesempatan untuk menikmati indahnya sunrise di atas awan ala Bukit Panguk Kediwung, tidak perlu kecewa. Karena terdapat cara lain menikmati Bukit Panguk Kediwung, yaitu dengan menikmati spot-spot tersebut. Beberapa spot di Bukit Panguk Kediwung ada yang berbentuk bahtera kertas, kupu-kupu, istana langit, dan lain sebagainya.
Harga tiket Bukit Panguk Kediwung untuk satu orangnya ialah Rp2.500,00. Jika kita memakai kendaraan pribadi berupa mobil, kita akan dikenai biaya parkir sebesar Rp5.000,00 sedangkan untuk sepeda motor Rp2.000,00. Harga tiket Bukit Panguk Kediwung ini cukup murah dan terjangkau bagi semua kalangan. Nah, harga tiket untuk beberapa spot foto ialah Rp3.000,00 per spot per orang. Untuk setiap spot foto sanggup dinaiki maksimal untuk 3 orang.

3.      Kebun Bunga Matahari
pict by @sesarika

Kebun Bunga Matahari di Bantul ini memang luas terbentang di akrab Pantai Samas Bantul. Hamparan bunga matahari yang kuning cerah seolah-olah menyelimuti daerah Pantai. Sungguh indah dan mempesona. Tak heran banyak sekali pengunjung yang ingin selfi di tempat ini. Kebun bunga matahari ini milik seorang petani berjulukan Etik Purwanti, awalnya beliau menanam bunga matahari untuk melindungi tumbuhan cabainya yang sering rusak terkena hembusan angin pantai sehingga bunga cabe rontok dan rusak. Namun ternyata bunga matahari yang ditanamnya itu semakin subur dan banyak. Karena berwarna kuning cerah dan sangat indah, banyak pengunjung yang tertarik untuk mengunjungi bunga mataharinya sekedar berfoto. Setelah itu foto-foto kebun bunga matahari menjadi viral di sosmed dan menciptakan lahan kebun bunga matahari menjadi ramai oleh pengunjung.
Satu hal yang menjadi menarik para pengunjung untuk selfie di kebun bunga matahari ini ialah alasannya ialah di lokasi kebun ini ada ribuan bunga matahari di lahan yang luasnya sekitar 1000 meter persegi. Ditambah lagi indahnya bunga matahari yang sedang merekah di bawah langit biru dan hembusan angin Pantai Samas. Bikin suasana tambah ceria! Selain menarik para pengunjung juga bisa dijadikan tempat hunting foto bagi para pecinta fotografi. Tapi jangan hingga merusak bunganya ya guys! Karena mereka juga makhluk hidup.
Lokasi Kebun Bunga Matahari ini berada di Desa Srigading, Kecamatan Sanden, kabupaten Bantul. Lokasi kebun tak jauh dari Pesona Pengklik Pantai Samas dan gampang ditemukan alasannya ialah berada di pinggir JLS (Jalur Lintas Selatan). Rute menuju kebun bunga matahari ini dari arah Jogja eksklusif ambil Jalan Bantul, lurus terus hingga melewati bantul Kota dan ambil lurus ke Jalan Samas. Lurus dan ikuti rute menuju pantai Samas hingga masuk ke TPR. Kemudian lurus lagi akan menemukan persimpangan JLS, ambil arah kanan (Barat) sekitar 500 meter akan menemukan lokasi Kebun Bunga Matahari Pantai Samas alasannya ialah sudah terlihat dari pinggir jalan.
Jika ingin foto selfie di spot kebun bunga matahari ini, maka kita harus membayar Rp.5.000,00. Untuk parkir motor Rp. 2.000,00. Sedangkan jikalau ingin membawa pulang tumbuhan bunga matahari harus membayar Rp. 10.000,00.

4.      Waduk Sermo
pict by @baguswijonarko_

Waduk Sermo Kulonprogo ialah bendungan irigasi yang membendung kali Ngrancah .Waduk Sermo ialah sumber air higienis untuk PDAM dan untuk air irigasi persawahan daerah Wates dan sekitarnya. Selain dijadikan sebagai sumber air minum dan irigasi, Waduk Sermo juga menjadi salah satu tempat latihan dan lomba dayung.
Waduk Sermo merupakan salah satu potensi wisata dan edukasi di Kulonprogo, Yogyakarta. Apalagi bukit-bukit yang mengelilingi Waduk Sermo menimbulkan pemandangan semakin indah. Tak berbeda jauh dengan Waduk Jatiluhur yang bisa dilihat dari Gunung Lembu. Salah satu keistimewaan Waduk Sermo bisa dilihat dikala senja datang. Tidak sedikit anak muda dan penggemar fotografi yang menunggu sore hari hingga tenggelamnya matahari di Waduk Sermo. Waduk Sermo juga mempunyai kemudahan pemancingan. Beberapa wisatawan sangat gemar di Waduk Sermo alasannya ialah keberadaan ikan “Setan Merah” yang merupakan ikan predator di Waduk Sermo. Selain itu, wisatawan bisa menyewa bahtera wisata untuk berkeliling Waduk Sermo sambil menikmati perbukitan Menoreh.
Lokasi Waduk Sermo berada di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Cara menuju Waduk Sermo bisa ditempuh dari sentra Kota Yogyakarta dalam waktu kurang lebih 90 menit. Jarak Waduk Sermo dengan Kota Yogyakarta diperkirakan 40 kilometer. Waduk Sermo berada di sebelah Barat Kota Yogyakarta sangat akrab dengan Jalan Raya Wates yang merupakan jalur Selatan Pulau Jawa.Waduk Sermo juga sangat akrab dengan tempat wisata lain mirip Wisata Alam Kaliburu dan Canting Mas Puncak Dipowono. Selain bisa memakai jalur Wates, juga bisa memakai jalur Godean menuju Naggulan. Namun akan sangat gampang jikalau melewati jalur Wates alasannya ialah jalan relatif memadai untuk kendaraan pribadi. Dari Wates, jaraknya hanya sekitar 9 kilometer yang bisa ditempuh dalam waktu 20 menit.
Harga tiket masuk sendiri yaitu Rp5000,00 per orang. Untuk parkir sepeda motor Rp2000,00, kendaraan beroda empat Rp3000,00, dan untuk bus Rp10.000,00. Sedangkan untuk berfoto digardu pandang rata-rata Rp10.000 per orang. Untuk sewa perahu, yaitu keliling waduk sermo Rp6.000 per orang.

Nah, itu tadi ialah banyak sekali tempat wisata yang terkenal akhir kekuatan media umum khususnya instagram. Cukup menarik bukan teman-teman?. Telah kita ketahui bahwa Yogyakarta memang mempunyai banyak sekali tempat wisata yang banyak dan sangat menarik banyak sekali wisatawan domestik maupun mancanegara. Untuk itu kita sebagai geerasi muda harus cerdas untuk memanfaatkan potensi tersebut, tidak hanya untuk kini ini namun juga di masa yang akan datang. Nah, untuk itu kita perlu melindungi tempat-tempat wisata tersebut biar selalu terjaga.



Subscribe to receive free email updates:

ADS